Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2016

BERPIJAK DI MAHAMERU

( CATATAN PERJALANAN MAHAMERU 22-24 JUNI 2015 )    Minggu pagi 22 Juni 2015 adalah awal perjalananku menuju "atap Pulau Jawa". Bersama ketiga teman anggota KUMAN JELAGUTAN, yaitu Fisal, Sauqi, dan Dio. Genap berempat kami sepakat untuk berangkat dari rumak pukul 05.00 WIB dan diawali dengan sholat Shubuh berjamaah di Masjid Al Fachrudin Universitas Muhammadiyah Malang. Udara saat itu terasa mengkuliti kami, dalam dingin kami bemunajat kepada Allah agar dilindungi, dimudahkan dan dipertemukan kembali dengan keluarga nanti. Kami menggunakan dua sepeda motor bergegas menuju desa terakhir sekaligus tempat parkir sepeda motor para pendaki, Ranu Pani. Dengan melewati rute pada umumnya, yaitu dari kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang jalan terus menanjak ditambah udara yang makin beringas. Aku yang berada di belakang Dio seakan tertarik gravitasi ditambah dengan bebean berat carrier  yang aku bawa. Kami membawa peralatan wajib yang harus dibawa saat mendaki seperti

MERANTAU : MENANTANG DIRI

  Lokasi: Oro-Oro Ombo, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Merantau dapat diartikan sebagai upaya seseorang yang pergi meningalkan tempat asalnya untuk melangsungkan kehidupan di daerah yang baru demi berbagai kepentingan dan faktor. Kegiatan ini juga telah ada sejak zaman prasejarah ketika para nenek moyang melakukan pelbagai ekspedisi untuk bertahan hidup dan juga untuk menyebarkan kebudayaannya dengan melalui jalur darat atau pun laut. Saat perjalanan itu pula mereka bertemu dan berinteraksi dengan kebudayaan yang berbeda hingga menciptakan akulturasi budaya. Dalam kehidupan modern, merantau seakan menjadi tuntutan masyarakat yang ingin berkembang. Bahkan, kini masyarakat memiliki pola pikir keluar dari zona nyaman yang mengharuskan mereka untuk merantau. Seseorang yang merantau secara otomatis akan beradaptasi dengan lingkungan barunya dan mereka akan terus berkembang hingga kebanyakan dari orang rantau mencapai impian serta kesuksesan. Hal itu juga terbukti deng